Wednesday, August 10, 2016



Botol plastik merupakan salah satu jenis sampah yang sulit diuraikan. Jumlahnya yang melimpah tidak sebanding dengan pemanfaatannya. Terlebih tidak banyak orang yang tau bagaimana cara mengolah sampah botol plastik. Umunya masyarakat langsung membuangnya ke tukang loak dan sebagian masyarakat langsung membuangnya atau membakarnya.

Oleh karena itu, kami “KKN 81” Universitas Trunojoyo Madura memberikan cara yang tepat dan mudah dalam mengelolah sampah botol plastic agar lebih bermanfaat, terutama dalam peningkatan kreatifitas pemanfaatan barang bekas bagi siswa-siswa SD. Botol bekas yang dianggap sebelah mata dan tidak berguna digunakan sebagai bahan utama dalam kerajinan tangan dari pemanfaatan barang bekas.

Tahap awal, sediakan botol bekas dua unit, cat minyak sesuai warna yang diingnkan, kuas, dan kain perca. Dalam pembuatan boneka botol bekas, lebih dianjurkan menggunakan botol dari minuman softdrink seperti sprit, coca-cola, big cola dll. Tahap berikutnya, potong tiap botol menjadi dua bagian, ambil bagian bawah dari tiap botol. Kemudian gabungkan kedua bagian bawah botol tersebut. Gambar bagian wajah dan perut membentuk pola pinguin. Selanjutnya aplikasikan warna dasar putih, dan warna lain sesuai dengan pola hingga sesuai warna penguin yang diinginkan. Pada bagian atas boneka penguin, aplikasikan warna sesuai selera. Tahap akhir beri syal dan tali topi yang dibuat dari kain perca.


Respon para siswa-siswi SD sangat antusias dalam kegiatan kerajinan tangan dari botol bekas. Meskipun tahapan dalam pembuatan membutuhkan alokasi waktu yang lama dan proses pembuatan yang cukup kompleks. Kegiatan ini dilaksanakan pada pertemuan terakhir proses bimbingan belajar diluar jam sekolah, agar memberikan kesan yang berkenang sebagian dari hasil kerajianan dari pemanfaatan botol bekas diberikan kepada siswa-siswi dan sebagian lainya dijadikan sebagai bukti dari adanya program kerja “macajah cerdas”

0 comments:

Post a Comment